Bagi Anda yang sedang mencari film sejarah Islam yang cocok untuk ditonton. Film-film islami dapat kamu tonton saat bulan suci Ramadhan. Selain dapat mengenal sejarah islam, tentu bisa dijadikan juga ajang untuk mengenal tokoh muslim.
Dari pada penasaran, yuk simak 5 film sejarah Islam yang bisa kamu tonton di rumah :
1. The Message / Ar-Risalah
Film bergenre drama ini menceritakan tentang sejarah agama Islam, tepatnya sosok Nabi Muhammad SAW secara lebih lengkap. Film ini ini pertama kali dirilis pada tahun 1976 dan didaur ulang serta ditayangkan kembali pada tahun 2017.
The Message/Ar Risalah di sutradarai oleh Moustapha Akkad dan sempat mendapatkan rating 8,2/10 di IMDb. Dalam film ini terdapat sejumlah tokoh yakni Anthony Quinn, Irene Papas, Michael Ansara, Michael Forest, dan Johnny Sekka.
The Message (bahasa Arab: الرسالة, Ar-Risālah; dikenal juga dengan Mohammad, Messenger of God) mengkisahkan perjalanan di daratan Arab Saudi.
Berdasarkan cerita sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW ketika menerima wahyu dan berusaha mengingatkan kaum Quraisy. Pada abad ke-7 Nabi Muhammad didatangi oleh malaikat Jibril yang memintanya memimpin masyarakat di Mekkah untuk menyembah Allah SWT.
Beliau didesak untuk memimpin orang-orang dan menyingkirkan berhala di Ka'bah. Namun, perjalannya tak dapat dilalui dengan mudah.
Setelah itu, Nabi Muhammad akhirnya diasingkan ke Madinah. Hingga pada akhirnya, harus melawan penindas dan membebaskan kota mereka atas nama Allah SWT.
2. Umar Bin Khattab
Film Umar Bin Khattab merupakan salah satu tayangan yang tidak hanya berperan sebagai media hiburan namun juga sarat akan nilai-nilai keislaman yang bisa menjadi media pembelajaran bagi para penontonnya. Seperti judulnya, film religi ini sendiri tentunya mengisahkan tentang perjalanan hidup Umar bin Khattab selaku sahabat rasulullah sekaligus khalifah islam ke-2 selepas meninggalnya Nabi Muhammad SAW.
Mengingat bahwa film Umar bin Khattab merupakan sebuah mini seri, maka tayangan religi satu ini terbagi menjadi beberapa episode. Secara umum, film Umar bin Khattab sendiri menceritakan kilas balik sosok Umar bin Khattab yang dulunya menentang Islam dan termasuk pembenci Rasulullah SAW, bahkan berniat untuk membunuhnya, hingga akhirnya beliau memutuskan untuk memeluk Islam atas hidayah dari Allah SWT.
Tidak berhenti disitu, sinopsis film Umar Bin Khattab juga turut mengisahkan tentang betapa besarnya pengaruh Umar Bin Khattab terhadap penyebaran agama Islam hingga beliau dianggap sebagai pelindung umat muslim yang sangat disegani.
Sebagai salah satu tayangan religi tentang sejarah agama Islam di masa jahiliyah, film Umar bin Khattab sendiri tidak hanya berpusat kepada sosok Umar saja, namun juga turut mengisahkan tentang tokoh penting lain seperti pembebasan budak Bilal dan Umayah oleh sosok khalifah Abu Bakar serta kisah kejahatan Abu Jahal dan Abu Lahab terhadap Rasulullah SAW.
3. Khalid bin Walid.
Khalid Bin Walid dilahirkan kira-kira 17 tahun sebelum masa pembangunan Islam. Dia anggota suku Banu Makhzum, suatu cabang dari suku Quraisy. Ayahnya bernama Walid dan ibunya Lababah. Khalid termasuk diantara keluarga Nabi yang sangat dekat. Maimunah, bibi dari Khalid, adalah isteri Nabi. Dengan Umar bin Khattab sendiri pun Khalid ada hubungan keluarga, yakni saudara sepupunyaAyah Khalid dan beberapa orang pamannya adalah orang-orang terpandang dimata rakyat. Hal ini memberikan dorongan keras kepada Khalid untuk mendapatkan kedudukan terhormat, seperti ayah dan paman-pamannya. Satu-satunya permintaan Khalid ialah agar menjadi orang yang dapat mengatasi teman-temannya didalam hal adu tenaga. Sebab itulah dia menceburkan dirinya kedalam seni peperangan dan seni bela diri. Malah mempelajari keahlian mengendarai kuda, memainkan pedang dan memanah. Dia juga mencurahkan perhatiannya kedalam hal memimpin angkatan perang. Bakat-bakatnya yang asli, ditambah dengan latihan keras, telah membina Khalid menjadi orang yang luar biasa. Kemahiran dan keberaniannya mengagumkan setiap orang.
Pada masa kanak-kanaknya Khalid bin Walid telah kelihatan menonjol diantara teman-temannya. Dia telah sanggup merebut tempat istimewa dalam hati rakyat. Lama kelamaan Khalid menanjak menjadi pemimpin suku Quraisy. Pada waktu itu orang-orang Quraisy sedang memusuhi islam. Mereka sangat anti dan memusuhi agama islam dan penganut-penganut islam. Kepercayaan baru itu menjadi bahaya bagi kepercayaan dan adat istiadat orang-orang Quraisy. Orang-orang Quraisy sangat mencintai adat kebiasaannya. Sebab itu mereka mengangkat senjata untuk menggempur orang-orang islam. Tunas islam harus dihancurkan sebelum tumbuh berurat berakar. Khalid sebagai pemuda Quraisy yang berani dan bersemangat berdiri digaris paling depan dalam penggempuran terhadap kepercayaan baru ini. Hal ini sudah wajar dan seirama dengan kehendak alam.
Ketika Khalid bin Walid memeluk islam Rasulullah sangat bahagia, karena Khalid mempunyai kemampuan berperang yang dapat digunakan untuk membela islam dan meninggikan kalimatullah dengan perjuangan jihad. Dalam banyak kesempatan peperangan islam Khalid bin Walid diangkat menjadi komandan perang dan menunjukkan hasil gemilang atas segala upaya jihadnya. Betapa pun hebatnya Khalid bin Walid di dalam medan pertempuran, dengan berbagai luka yang menyayat badannya, namun ternyata kematiannya diatas ranjang. Betapa menyesalnya Khalid harapan untuk mati sahid dimedan perang ternyata tidak tercapai dan Allah menghendakinya mati di atas tempat tidur, sesudah perjuangan membela islam yang luar biasa itu. Demikianlah kekuasaan Allah. Manusia berasal dari Allah akan kembali kepada-Nya sesuai dengan kemauan-Nya.
4. Rise of Empires: Ottoman
Serial ini bercerita tentang kematian Sultan Ottoman Murad II tahun 1451 dan mengakibatkan serangkaian peristiwa yang akan membawa Ottoman dan Romawi ke ambang peperangan.
Ada desas desus bahwa Wazir Agung dan para anggota lain di istana Sultan sedang membahas rencana untuk menunjuk pemimpin baru.
Putra Sultan Murad, Mehmed II yang beberapa tahun hidup setengah terasing setelah bertengkar dengan anggota istana ayahnya turut mendengar kabar tersebut. Sang Putra Mahkota pun berangkat ke Adrianopel untuk mengklaim takhtanya.
Sultan Mehmed II melancarkan serangan artileri besar-besaran untuk merobohkan dinding Konstantinopel yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tak tanggung-tanggung, Sultan Mehmed II mengirim tentara berjumlah 80.000 orang untuk mengalahkan pasukan Kaisar Konstantinus.
Di tengah pertempuran yang sengit, Kaisar Kostantinus merekrut tentara bayaran Genova di bawah pimpinan Giovanni Giustiniani. Alhasil, meskipun dibombardir selama 6 hari berturut-turut, tembok Konstantinopel rusak tetapi masih tetap berdiri.
Giustiniani dan tentara bayaran Italia siap melancarkan serangan balasan terhadap pasukan Sultan Mehmed II di luar tembok. Sementara itu, ketika melancarkan serangan di luar dugaan artileri terbesar yang dimiliki pasukan Sultan Mehmed II tiba-tiba meledak.
Rise of Empires: Ottoman merupakan karya Emre Şahin dengan Liz Lake dan Kelly McPherson membantu dalam hal penulisan naskah. Serial ini tayang perdana di saluran berbayar Netflix pada 24 Januari 2020.
Rise of Empires: Ottoman merupakan karya Emre Şahin dengan Liz Lake dan Kelly McPherson membantu dalam hal penulisan naskah. Serial ini tayang perdana di saluran berbayar Netflix pada 24 Januari 2020.